Pernah nggak kalian merasa kalau mama kalian pilih kasih? Semua pekerjaan rumah kalian yang lakukan, sementara saudara kalian yang juga sudah besar asik-asik aja tidur di dalam kamar. Pasti bikin kesal kan? Tapi tahukah kalian apa yang membuat mama memperlakukan kita berbeda satu sama lain? Jawabannya ada di dalam video berdurasi 6 menit ini.

Bela adalah anak nomor 2 dari 3 bersaudara. Dia punya kakak laki-laki dan satu adik perempuan. Suatu malam bela marah besar pada adiknya yang bernama chika karena dia tidak mau beranjak dari tempat tidur untuk membukakan pintu.
“Kamu itu tinggal di rumah kaya ngekos. Keluar melulu. Semua pekerjaan rumah gw yang ngerjain, bahkan baju lo pakai ini gue yang nyetrikain.” Hardik Bela.
Chika yang lagi asik main game pun marah karena dibentak oleh Bela. Chika berdalih bahwa Bela adalah anak kesayangan mama, karena mama mereka tidak pernah memberikan kesempatan untuk chika melakukan sesuatu.
“Setiap gue mau ngelakuin sesuatu mama selalu bilang, udah biar Bela aja. Capek tahu dianggap anak kecil melulu.” Balas Chika.
Hingga akhirnya kakak laki-laki mereka datang dan bertanya ada apa gerangan, hingga bertengkar dengan suara keras begitu.
Akhirnya bela menceritakan bahwa dia merasa mamanya pilih kasih, karena selalu meminta Bela untuk mengerjakan banyak hal. Padahal anaknya mamanya bukan cuma dia.
“Gue ini anak kandung apa anak pungut sih?” Tanya Bela sambil menangis sesenggukan.
Namun siapa sangka, percakapan mereka tersebut terdengar oleh sang mama yang segera pergi karena sedih telah dianggap pilih kasih. Kakak tertua mereka akhirnya mengejar sang mama dan mendengarkan keluh kesah mamanya yang sedang memasak makan malam sambil menangis.
Selang beberapa waktu akhirnya sang kakak menjelaskan kenapa mama memperlalukan mereka secara berbeda.
“Bela, mama selalu menyuruh kamu mengerjakan pekerjaan rumah itu karena mama tahu, kamu itu yang paling teliti di antara kita bertiga. Kalau pekerjaan rumah dititipkan ke kamu pasti beres. Jadi mama tenang ninggalin rumah.”
“Chika, kamu itu suka ngomong dan membantah. Ingat nggak waktu kita renovasi rumah, mama ngajak kamu belanja supaya kita dapat harga yang murah.”
“Mama itu bukan pilih kasih, tapi mama memang yang paling tahu tentang ketiga anaknya ini.”
Mendengar perkataan kakaknya Bela dan Chika menyesal karena telah menuduh mama mereka pilih kasih dan segera memeluknya saat tiba-tiba mama muncul di pintu mengajak makan malam bersama.